Blog Lembah Kerinci
Arsip
 
 
 
 
untuk tampilan terbaik gunakan Firefox dengan resolusi minimal 1024 x 768
 
 
 
   
Kesenian Kerinci
Posted on Mei 2006 | Edited on Nov 2011 | Uhangkayo
Tari Asyeik dipercaya telah dimulai selama periode prasejarah yang dipengaruhi oleh animisme dan dinamisme. Asyeik diartikan sebagai asyik, yang juga berarti khusyu.
 
Objek Lain di Kerinci

Peninggalan Sejarah Kerinci Peninggalan Sejarah Kerinci Peninggalan Sejarah Kerinci

Gunung Kerinci Gunung Kerinci Gunung Kerinci

Festival Danau Kerinci Festival Danau Kerinci Festival Danau Kerinci

 

Kesenian yang berkembang dalam masyarakat Kerinci cukup beragam, beberapa diantaranya adalah Kenduri Sko, Tari Asyeik, Tari Iyo-iyo dan Kerajinan Tangan.

Kenduri Sko

Kenduri dapat diartikan sebagai perhelatan, sedangkan Sko berarti perbuatan atau peraturan yang berlaku turun temurun. Kenduri Sko yang merupakan upacara puncak kebudayan masyarakat Kerinci umumnya diartikan sebagai suatu perhelatan tradisional masyarakat Kerinci dengan maksud dan tujuan tertentu. Kenduri Sko terbesar dan biasanya dilakukan saat penobatan Depati dan Permenti yaitu kaum adat yang terpilih menjadi pemuka masyarakat yang akan mengatur anak Negeri, terutama anak kemenakan dari kaum adat itu sendiri.

Saat acara Kenduri Sko juga merupakan saat yang tepat untuk melihat benda-benda pusaka milik desa tersebut. Benda-benda pusaka ini kemudian akan dibersihkan dengan ramuan bermacam-macam limau, upacara ini dikenal “mandai atau malimo puseko”. Kenduri Sko ini hanya dilakukan pada desa Persekutuan Adat atau Masyarakat Adat dari dusun asal. Biasanya desa-desa yang melaksanakan Kenduri Sko adalah desa yang memiliki: sejarah, tetua adat Depati Ninik Mamak, larik jajar (rumah dusun), dan benda-benda pusaka peninggalan nenek moyang yang masih disimpan dengan baik.


Penobatan Depati dalam Kenduri Sko.

Kenduri Sko yang hanya terdapat di Kerinci cukup diminati oleh wisatawan mancanegara, karena bila ditinjau dari sudut antropologi kebudayaan, Kenduri Sko ini memiliki makna siklus kehidupan yang bersifat universal. Kenduri Sko dapat dijumpai pada beberapa desa di Kecamatan Danau Kerinci dan Kecamatan Keliling Danau serta pada desa-desa di kecamatan lainnya.

kembali ke atas

Tari Asyeik


Tari Asyeik membuat pelaku terbawa kekhusyukan upacara ini.

Tari ini dipercaya telah dimulai selama periode prasejarah yang dipengaruhi oleh animisme dan dinamisme. Asyeik diartikan sebagai asyik, yang juga berarti khusyu, sehingga yang melaksanakannya benar-benar dengan kosentrasi dan penghayatan yang sempurna. Tari Asyeik ini membawa pelaku mengikuti kekhusyukan upacara ini. Pelaku tanpa sadar dapat berjalan di atas benda tajam dan bara api.

Tarian ini merupakan upacara persembahan untuk nenek moyang dengan menyediakan sesajen, berupa makanan dari nasi putih, nasi kuning, nasi hitam, telur ayam, telur bebek, keris, dan lain-lain. Beberapa tahun lalu, upacara ini dilakukan hingga satu minggu, namun sekarang dilakukan semalam penuh.

kembali ke atas

Tari Iyo-iyo


Tari Iyo-iyo diadakan setelah panen.

Tari Iyo-iyo salah satu tari yang bersifat sakral yang diadakan setelah panen. Tarian ini diadakan oleh anak batino (perempuan) untuk anak jantan (pria) setelah pengangkatan gelar adat. tarian yang telah berumur ratusan tahun ini mencirikan panggilan iyo-iyo (dalam bahasa Indonesia ya-ya) yang mengungkapkan rasa gembira. Tarian ini biasanya diselingi dengan pencak silat.

kembali ke atas

Kerajinan Tangan

Kabupaten Kerinci memiliki beberapa kerajinan tangan yang patut dibanggakan yang masing-masing tersebar pada berbagai desa yang ada Kerinci. Kerajinan-kerajinan tangan ini dapat ditemukan di toko-toko souvenir maupun dipesan langsung dari pusat produksi.

Beberapa diantaranya adalah Anyaman Rotan yang merupakan andalan dari desa Sungai Tutung dan Desa Baru Sungai Tutung, Anyaman Pandan (dari Desa Koto Dian, Kemantan, Pendung Talang Genting, dan Ujunga Pasir), Anyaman Bambu (dari desa Semerah, Bungo Tanjung, Pondok Beringin, dan Talang Lindung), Batik Kerinci (dari Sungai Penuh, Koto Keras, dan Permanti), Gerabah (dari Bungo Tanjung), Kayu Pacat (dari Sungai Penuh dan Koto Keras), Pandai Besi (Pendung Koto Padang).

kembali ke atas

 

 
 
Temukan di Google Map

Lihat Lembah Kerinci di peta yang lebih besar
 
 
Saling-Sapa
 
Blog Lembah Kerinci
Arsip
 
 
 
Kegiatan Teman
 
 

Home
Beranda Kerinci
Arti Kata Kerinci
Suku Asli Kerinci
Wilayah Kerinci
Menuju Kerinci
Peta Kerinci OnLine
 
About
Kebijakan Pengutipan
Hubungi Kami
Support Us
Uhangkayo?
 
Visit Us
Air Panas Alam
Danau Belibis
Danau Gunung Tujuh
Danau Kerinci
Fauna Khas Kerinci
Flora Khas Kerinci
Festival Danau Kerinci Gunung Kerinci
Kesenian Kerinci
Peninggalan Sejarah
Perkebunan Teh
Rawa Bento
 
Accommodation
Alamat Penting
Bank
Penginapan
Rumah Makan
 
More About Kerinci
Dendeng Batokok
Naskah Melayu
Orang Pandak
Rumah Larik
e-book: Wisata Kerinci
 
Peta Lembah Kerinci
Kec. Air Hangat
Kec. Air Hangat Timur
Kec. Batang Merangin
Kec. Danau Kerinci
Kec. Depati Tujuh
Kec. Gunung Kerinci
Kec. Gunung Raya
Kec. Gunung Tujuh
Kec. Hamparan Rawang
Kec. Kayu Aro
Kec. Keliling Danau
Kec. Kumun Debai
Kec. Pesisir Bukit
Kec. Sitinjau Laut
Kec. Siulak
Kec. Sungai Penuh
Kec. Tanah Kampung
 
Kategori Blog
(Eko)Wisata
Creativication
Go Green
Lembah Kerinci
Kuliner
Pahlawan
Pendidikan
Reflection
Sains dan Teknologi
Software
Video
 
External Link
Kapupaten Kerinci
Kota Sungai Penuh
Kementerian Pariwisata
Indonesia Travel
Detik Travel
Uli Kozok
 
UHANGKAYO (Ver 6.5) © 2006-2014 ~ Content, Design & Programing by Mi1antara DMCA.com Protection Status